Cerita Dibalik Kegiatan Rapat Tahunan Anggota (RTA) Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Fakultas Dakwah dan Komunikasi



Cerita Dibalik Kegiatan Rapat Tahunan Anggota (RTA) Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Fakultas Dakwah dan Komunikasi
Selamat malam sahabat,,moga hatinya selalu ceria tanpa ada persoalan yang terlalu menyita waktu yang banyak.

Sahabat sekalian, malam ini saya pengen cerita nie, cerita dua hari yang lalu dimana saya tidak sempat untuk menulis artikel di blog saya.

Pada tanggal 23 sampai dengan 24 juni 2014, saya mengikuti kegiatan Rapat Tahunan Anggota yang dilaksanakan oleh PMII Rayon Pondok Syahadat Fakultas Dakwah dan Komunikasi, inti sari pokok dari kegiatan tersebut ialah memberikan Laporan Pertanggung jawaban dan evaluasi kinerja kepengurusan masa khidmat 2014-2015, serta melaksanakan pergantian pengurus baru masa khidmat 2015-2016.

Ada hal yang unik, saat kegiatan Rapat Tahunan Anggota (RTA) berlangsung, yang mana pada saat dilaksanakanya Sidang tata tertib, yang membahas mengenai mekanisme persidangan, hal unik tersebut ialah saat pemilihan pimpinan sidang sementara yang nantinya diperuntukan sebagai pengakomodir jalanya persidangan.

Saat pembawa acara mengatur mekanisme pemilihan Pimpinan Sidang Sementara, disana terjadi perdebatan yang alot antara peserta kegiatan dan panitia acara, bayangkan untuk memilih pimpinan sidang sementara saja, menghabiskan waktu sampai tiga jam lamanya, yaitu dari pukul 21:00 sampai dengan pukul 00:00, waktu yang lama untuk dibayangkan.

Proses debat tersebut terjadi saat peserta kegiatan saling memberikan pendapatnya mengenai tata cara melaksanakan mekanisme pemilihan pimpinan sidang sementara, ada yang berargumen pimpinan sidang dipilih dengan cara mengajukan diri, ada juga yang berargumen pemilihan pimpinan sidang dilaksanakan dengan cara penunjukan serta ada yang menawarkan dengan cara musyawarah mufakat.

Mekanisme persidangan pada akhirnya menemukan kesepakatan dengan cara musyawarah mufakat, dimana pimpinan sidang diamanahkan dengan cara penunjukan bersama serta memberikan argumentasi  penjelasan kenapa memilih calon pimpinan  sidang sementara tersebut.

Ketika musyawarah mufakat sudah mengalami proses yang lancar, kejadian alot kembali terjadi saat adanya dua calon pimpinan sidang yang diajukan oleh peserta kegiatan, dimana ada calon A dan calon B. 

Namun demikian, setelah kedua calon tersebut disepakati, peserta sidang menganggap bahwa Koordinator acara salah mengatur mekanisme pemilihan pimpinan sidang, Mengapa demikian,?

Peserta sidang menganggap coordinator acara terlalu berbelit-belit serta tidak tegas dalam hal menyerap aspirasi serta argumentasi yang di sampaikan oleh peserta kegiatan. Hal itu dapat dilihat dari kebingungan coordinator acara untuk menentukan pilihan yang tidak memihak pada salah satu calon pimpnan sidang.

Setelah menghabiskan waktu sekitar 30 menit lamanya akhirnya pimpinan sidang sementarapun terpilih, dan pelaksanaan kegiatan untuk membahas tata tertib mekanisme persidanganpun dapat dilaksanakan.

Maksud dari penjelasan diatas ialah, dalam pelaksanaan proses mekanisme sidang ada pembelajaran yang diberikan oleh peserta sidang untuk memahami dengan jelas seperti apa mekanisme persidangan yang baik dan benar, bahkan dapat disamakan pada saat pelaksanaan persidangan yang berlangsung di pemerintahan yang ada di Senayan Jakarta ketika mengambil keputusan.

Nah, itulah kejadian yang saya anggap unik dalam proses kegiatan Rapat Tahunan Anggota (RTA) tersebut, karena disana ada proses pengetahuan yang sangat berguna sebagai uji coba pemahaman serta proses tukar pendapat sejauh mana tingkat pengetahuan yang sudah didapatkan.

Itulah, kegiatan yang saya laksanakan kemarin, yang membuat saya tidak sempat untuk menulis artikel di blog, semoga proses tukar pendapat yang menyertakan argumentasi terus berlangsung sebagai wadah pemahaman pada diri Kader. Sekian terimakasih

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cerita Dibalik Kegiatan Rapat Tahunan Anggota (RTA) Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Fakultas Dakwah dan Komunikasi"

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjugi blog saya, silakan tinggalkan komentar.